8/10/12

penyakit bulan puasa....

Apa itu sakit maag....??
Sakit maag adalah nama akrab dari salah satu gangguan pada sistem pencernaan kita. Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai adalah ulkus peptikum (tukak peptik), yang bisa menyerang lambung maupun duodenum. Lambung dan duodenum adalah bagian dari organ pencernaan kita. Sebagaimana kalian ketahui, sistem pencernaan kita terdiri dari bermacam-macam organ, yang dimulai dari mulut hingga anus. Lambung dan duodenum ini adalah tempat mencerna makanan tahap kedua setelah makanan dicerna di mulut kita. Gangguan or radang pada lambung dan duodenum ini juga disebut sebagai gastritis dari duodenitist.


Bagaimana terjadinya gangguan pada lambung/duodenum....?
Begini nih ceritanya: Makanan yang masuk ke lambung akan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim pepsin dan renin serta asam lambung (HCl). Pada orang sehat, terdapat suatu keseimbangan antara enzim dan asam lambung dengan daya tahan mukosa lambung (lapisan lendir pada lambung). Artinya keberadaan enzim dan asam lambung tidak menimbulkan gangguan pada lapisan mukosa lambung. Mereka hidup bertetangga dengan baik, sehingga suasana damai tercipta dalam rongga lambung. Bila terjadi gangguan keseimbangan, maka akan terjadi kerusakan pada mukosa yang menimbulkan rasa sakit (nyeri). Bila gangguan ini terjadi terus menerus, maka terjadi luka pada lapisan mukosa lambung.
Rasa nyeri ini disebabkan oleh rangsangan asam lambung terhadap lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf yang ada padanya lebih peka terhadap rasa nyeri. Rasa nyeri ini biasanya dirasakan di daerah ulu hati dan terasa jelas sehingga bisa ditunjukkan dengan pasti lokasinya. Kadang-kadang nyeri ini dirasakan di dinding dada depan atau bisa juga di punggung. Selain nyeri, rangsangan asam lambung tadi juga mengakibatkan munculnya rasa mual. Nyeri ini akan terasa saat lambung kosong dan hilang setelah diisi makanan.
Gejala khas pada gangguan di duodenum adalah nyeri pada malam hari. Tidak semua penderita sakit maag merasakan adanya keluhan seperti tersebut di atas. Ada juga yang tanpa gejala, tapi tiba-tiba terjadi muntah darah atau buang air besar dengan darah yang menghitam. Oleh karena itu perlu waspada setiap saat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua usia. Karena begitu sering terjadi, maka penyakit ini termasuk salah satu masalah dalam bidang kesehatan.

 Apa penyebab sakit maag....?
Ada beberapa hal yang menjadikan seseorang bisa terserang radang lambung, antara lain:
a. Pola makan
Orang yang memiliki pola makan tidak teratur mudah terserang penyakit ini. Pada saat perut harus diisi, tapi dibiarkan kosong, atau ditunda pengisiannya, asam lambung akan mencerna lapisan mukosa lambung, sehingga timbul rasa nyeri.
b. Jenis makanan
Makanan tertentu akan merangsang dinding lambung, sehingga terjadi radang/luka, seperti makan yang pedas atau asam.
c. Stres emosi
Produksi asam lambung akan meningkat pada keadaan stres, seperti beban kerja yang berlebihan, cemas, takut, atau diburu-buru. Kadar asam lambung yang meningkat ini akan menimbulkan ketaknyamanan pada lambung.
d. Pemakaian obat
Ada obat-obat tertentu yang merangsang dinding lambung, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan dalam lambung. Oleh karena itu obat-obat tertentu, harus dikonsumsi sesudah makan. Beberapa di antaranya adalah obat penghilang rasa sakit dari golongan salisilat dan asam mifenamat (misal aspirin, ponstan). Obat-obat rematik juga termasuk di dalamnya.
e. Adanya penyakit seperti luka bakar, pembedahan gagal ginjal, dan lain-lain.
f. Alkohol dan rokok.


Bahaya yang mengancam....
Banyak di atara kita yang menganggap sepele penyakit maag ini. Padahal banyak ancaman serius di balik serangannya. Aktivitas jadi terganggu lantaran nyeri, perih dan mual, adalah satu hal yang pasti. Nah, yang sering tidak disadari adalah akibat lebih lanjut dari penyakit ini. Jika dibiarkan saja tanpa pengobatan, maka radang akan semakin hebat, luka akan makin dalam, lambung akan berdarah. Gawat!
Adanya perdarahan di lambung ini ditandai dengan nyeri yang sangat dan disertai muntah darah atau buang air besar berupa darah yang sudah menghitam. Bila dibiarkan terus maka lambung bisa bocor, luka akan menembus dinding lambung sehingga lambungnya berlubang. Darah akan masuk ke rongga perut dan mengakibatkan rasa nyeri yang sangat hebat. Keadaan ini bisa mengakibatkan kematian.
Kalau kita sehat, maka segala aktivitas akan dimungkinkan untuk dilakukan. Memang kesehatan bukan segala-galanya dalam hidup ini, namun memiliki segala-galanya kalau nggak sehat, jadi percuma,nggak bisa menikmatinya.
 Cara mengatasinya.....
Mencegah asam lambung dilakukan untuk menghindari penyakit asam lambung, atau sering disebut juga dengan penyakit maag. Penyakit asam lambung itu sendiri adalah penyakit yang ditimbulkan oleh kelebihan asam lambung didalam lambung yang menyebabkan iritasi atau luka di selaput lendir lambung.
Kondisi peningkatan level asam lambung memang sangat mengganggu. Hal ini terjadi ketika pengeluaran (sekresi) asam berlebihan dalam kelenjar lambung. Ketika sekresi terjadi lebih dari biasanya, dada akan terasa panas atau sering disebut heartburn. Konsumsi makanan pedas seringkali jadi pemicunya, selain itu membiarkan perut kosong dalam waktu lama pun menjadi pemicu utama terjadinya penyakit asam lambung.
Agar Anda tak tersiksa penyakit asam lambung, ketahui cara mudah mencegah asam lambung, diantaranya adalah:
  • Hindari soda dan kafein
Untuk sementara, sebaiknya hindari konsumsi minuman bersoda dan kafein. Keduanya memicu produksi asam lambung. Minum saja teh herbal atau susu hangat sebagai gantinya.
  • Air hangat
Perbanyak konsumsi air hangat. Minumlah segelas air hangat setiap pagi setelah bangun tidur.
  • Konsumsi buah
Beberapa buah-buahn dapat mencegah asam lambung, diantaralah adalah pisang, semangka, dan mentimun. Sebaiknya membiasakan untuk mengonsumsi buah-buahan tersebut setiap hari.
  • Waktu makan sebelum tidur
Sebaiknya Anda makan dua atau tiga jam sebelum tidur. Ini untuk mengurangi risiko sekresi asam lambung berlebihan. Selain mencegah asam lambung, makan sebelum tidur bisa juga mengakibatkan kegemukan jika dilakukan terlalu sering.
  • Jangan menunda makan
Jarak yang lama antara waktu makan juga pemicu asam lambung. Sebaiknya jangan menunda makan. Lebih baik konsumsi makanan dalam jumlah sedikit tetapi lebih sering daripada jarak waktu makan sangat lama.
  • Permen karet
Cobalah mengunyah permen karet untuk merangsang produksi saliva (air liur). Saliva membantu perpindahan makanan melalui saluran esophagus dan bisa meredakan heartburn.
    Gambar Cara Mencegah Asam Lambung
  • Jahe
Jahe sangat efektif untuk meredakan masalah pencernaan. Anda bisa mengonsumsi jahe dalam masakan, bubuk atau kapsul.
Demikian beberapa cara mencegah asam lambung, jika dilakukan secara rutin dan konsisten dapat dipastikan penyakit asam lambung bisa dihindari.

No comments:

Post a Comment